Postingan

Menampilkan postingan dengan label fenomena alam

Atheis Bertanya, Islam Menjawab: 4. Pelangi

4. PELANGI Soal: Apa kata Islam tentang PELANGI? Jawaban: Tulisan Ustadz Muhaimin Iqbal ini menarik untuk disimak. Oleh:  Muhaimin Iqbal Diantara nikmat tidak terhingga yang diberikan oleh Allah kepada makhlukNya itu terwujud secara harfiah dalam bentuk kekayaan warna-warni yang bisa kita nikmati. Tidak hanya dalam bentuk nikmat pandangan yang tidak bisa ditiru sepenuhnya oleh komputer yang paling canggih sekalipun, tetapi juga nikmat makanan. Kita harus makan makanan yang berwarna-warni agar tubuh kita sehat, memiliki daya tahan yang tinggi,  tidak mudah terjangkit penyakit dan tidak mengalami penuaan dini. Keaneka ragaman warna untuk dimakan dan warna  untuk dipandang ini diungkapkan oleh Sang Pencipta  melalui ayat berikut: أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُّخْتَلِفاً أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ “Tidakkah kamu melihat...

Atheis Bertanya, Islam Menjawab: 3. Gerhana

3. GERHANA Soal: Apa kata Islam tentang GERHANA? Jawaban: Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Muhammad berkata, telah menceritakan kepada kami Hisyam telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri dan Hisyam bin ‘Urwah dari ‘Urwah dari ‘Aisyah berkata, “Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka beliau berdiri melaksanakan shalat bersama orang banyak. Beliau memanjangkan bacaan, lalu rukuk dengan memanjangkan rukuk, kemudian mengangkat kepalanya, lalu membaca lagi dengan memanjangkan bacaannya, namun tidak sebagaimana panjang bacaan yang pertama. Kemudian beliau rukuk lagi dengan memanjangkan rukuk, namun tidak sepanjang rukuk yang pertama, lalu mengangkat kepalanya kemudian sujud dua kali. Beliau kemudian berdiri kembali dan mengerjakan seperti pada rakaat pertama. Setelah itu beliau bangkit dan bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang...

Atheis Bertanya, Islam Menjawab: 2. Petir

2. PETIR Soal: Apa kata Islam tentang PETIR? Jawaban: PETIR dalam bahasa Arab disebut shâ’iqah. Kata ini disebutkan di beberapa tempat. A.     Dalam bentuk tunggal ( shâ’iqah ) 1)     Al-Bqqarah [2]:55 2)     An-Nisâ` [4]:153 3)     Fushshilat [41]:13 4)     Fushshilat [41]:17 5)     Adz-Dzâriyât [51]:44 B.      Dalam bentuk jamak ( shawâ’iq ) 1)     Al-Bqqarah [2]:19 2)     Ar-Ra’du [13]:13 Selengkapnya, terjemahan ayat-ayat di atas adalah sebagai berikut: 2:55. Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum Kami melihat Allah dengan terang[50], karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya[51]". [50] Maksudnya: melihat Allah dengan mata kepala. [51] Karena permintaan yang semacam ini menunjukkan keingkaran dan ketakaburan mereka, sebab itu mere...